Seksi Pendidikan Madrasah Gelar Pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025

02 Sep 2025 | updated : 02 Sep 2025

GambarPos

Majalengka  – Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menggelar pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 pada Senin (1/9/2025) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan diikuti oleh pengawas madrasah, dan  seluruh Kepala Madrasah jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Majalengka.
Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Dr. H. Agus Sutisna, M.Pd., didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor menekankan pentingnya membangun kepercayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas madrasah.

“Kepercayaan masyarakat akan tumbuh dari sebuah prestasi, tidak hanya dari sebuah bangunan ataupun keramahan tenaga pendidik, akan tetapi masyarakat juga melihat dari sisi kualitasnya. Maka dari itu, saatnya madrasah menunjukan kualitasnya melalui raihan pretasi-prestasi salah satunya pada ajang OMI ini.” ungkap Kepala Kantor.
Beliau mengajak seluruh pembimbing OMI dari masing-masing madrasah untuk memberikan pendampingan intensif kepada peserta dengan latihan soal yang sesuai kisi-kisi, kurikulum yang berlaku dan soal-soal KSM tahun sebelumnya.

“Pembimbing harus memastikan siswa benar-benar siap dengan bekal pengetahuan yang relevan. Dengan begitu, madrasah akan semakin dipercaya masyarakat melalui prestasi para siswanya,” imbuhnya
Lebih lanjut, beliau juga menghimbau panitia OMI untuk memastikan seluruh aspek teknis berjalan lancar, termasuk jaringan internet dan kesediaan perangkat sehingga kegiatan dapat berlangsung tanpa kendala.

Pada kesempatan yang sama, Kasi Pendidikan Madrasah, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menyampaikan sejumlah informasi penting terkait pelaksanaan OMI 2025. Beliau menyebutkan peserta OMI 2025 berjumlah 1604 peserta dengan rincian MI : 512 peserta, MTS : 620 peserta dan MA : 472 peeserta.

“Jumlah peserta 3 orang per mata pelajaran bertujuan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk menunjukan kemampuannya dibidang sains.”
Kasi Penmad juga menyampaikan kemungkinan adanya penyesuaian waktu pelaksanaan atau penundaan jadwal pelaksanaan mengingat situasi dan kondisi masyarakat sekarang ini.

“Segala informasi terbaru akan segera kami sampaikan kepada seluruh peserta dan madrasah agar tidak terjadi miskomunikasi,” jelasnya.

Beberapa hal teknis seperti pembagian titik lokasi pelaksanaan OMI juga dipaparkan dengan jelas oleh Duriyat Yayat Surahman selaku proktor kabupaten.

Dengan dibukanya kegiatan ini, diharapkan OMI 2025 dapat menjadi ajang kompetisi yang sehat, mendorong lahirnya generasi madrasah yang unggul, cerdas, dan berdaya saing.

Penulis : Dwi Winarti
Kategori     : Berita